Press "Enter" to skip to content

Aspek-Aspek Sosiologis dalam Studi Hadis

Waktu Baca:2 Menit, 40 Detik

Hadis merupakan sabda, perilaku dan keputusan Nabi Muhammad. Umat muslim di seluruh dunia tidak asing lagi dengan Nabi Muhammad yang merupakan Nabi akhir zaman dan kita akui kerasulan dan kebenaran agama yang beliau sampaikan kepada seluruh umat manusia. Hadis dijadikan sumber kedua oleh umat muslim setelah al-Qur’an dan memiliki pembahasan yang beragam. Namun tidak semua hadis bisa dijadikan dasar untuk beberapa permasalahan yang terjadi. Beberapa hadis diragukan kebenarannya apakah berasal dari Nabi Muhammad atau bukan, karena adanya hadis palsu.

Ketika dalam suatu kasus tidak terdapat dalam al-Qur’an maka sumber selanjutnya yang dijadikan pedoman adalah berasal dari hadis (Darmalaksana, 2020:157). Dalam studi hadis berbagai macam yang dipelajari dan membahas lebih jauh seperti membahas asbabul wurud dari ilmu tersebut kita bisa tahu bahwa bagaimana perjalanan suatu hadis dari segi sanad dan rawinya sehingga kita tahu apakah hadis tersebut bisa dijadikan pedoman di masa sekarang ini atau tidak.

“Sosiologi berasal dari bahasa latin yaitu Socius yang berarti kawan atau teman. Sedangkan logos berarti ilmu pengetahuan”. Ungkapan ini diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul “Cours De Philosophe Positive” karangan August Comte (1798-1857) (Arif Rahman, 2003:72). Sebenarnya sosiologi sudah ada semenjak dahulu. Tetapi sosiologi baru muncul di masyarakat yaitu di Benua Eropa. Banyak pendapat mengenai pengertian sosiologi yang antara satu dengan lainnya berbeda, tetapi pada intinya sosiologi memiliki arti tentang hubungan bermasyarakat antara manusia satu dengan yang lain agar tercipta kehidupan yang rukun dan damai (Mahyudi, Desember 2016:207-208). Sosiologi pada dasarnya bukanlah hanya tentang ilmu yang asli tetapi juga ilmu tentang pengaplikasian untuk mengatasi masalah-masalah sosial yang harus ditangani (Adibah,2017:5). Dan itu sangatlah penting bagi kehidupan seorang manusia untuk menjalankan kehidupan dengan yang lain.

Pembahasan studi hadis tidak hanya mengulas tentang ilmu-ilmu peribadahan, tetapi juga membahas bagaimana umat manusia bersosialisasi dengan sesama manusia dan makhluk lainnya. Antara sosiologis dan pembelajaran hadis itu merupakan gabungan ilmu kemanusiaan dan ilmu Tuhan yang berasal dari Allah dan Nabi Muhammad. Kita sebagai umat muslim yang mempercayai adanya hadis Nabi Muhammad harus mempelajari lebih mendalam makna yang terkandung dalam hadis tersebut,agar tidak terjadi kesalahan dalam penafsiran makna suatu hadis. Selebihnya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di masa sekarang ini (Assagaf, Juli-Desember 2015:291). Mencari pengetahuan tentang hadis tidak hanya pada isi hadis, tetapi juga memahami dari segi sejarah yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad terdahulu, karena peristiwa yang terjadi pada zaman sekarang dengan zaman dahulu sangatlah berbeda. Seperti penjelasan diatas tentang bagaimana kita meneladani perilaku Nabi Muhammad di masa sekarang dari kita mengetahui sejarah (Afwadzi, Mei 2016:110).

Pendekatan dalam sosiologi dengan studi hadis diperlukan karena adanya keterkaitan yang sangat erat untuk memahami kehidupan bermasyarakat dalam suatu agama. Hadis merupakan salah satu bagian dari agama, sedangkan sosiologi termasuk pembahasan yang ada dalam sebuah hadis. Kita bisa lihat Nabi Muhammad bagaimana beliau berperilaku ataupun berinteraksi dengan kaum muslim maupun non-muslim dengan sangat baik. Dipandang dari peristiwa Nabi Muhammad kita tahu bahwa sosiologi sangatlah ada hubungannya dengan hadis (Assagaf, 2015). Banyak yang diajarkan oleh Nabi Muhammad tentang perilaku kehidupan bermasyarakat yang sudah banyak dijelaskan dalam hadis. Seperti kita harus menolong saudara kita yang sedang tertimpa musibah,sikap kita harus bagaimana sudah banyak penjelasan tentang suatu perkara tersebut dalam hadis.

Facebook Comments
Latest posts by Isfina Lu’luul Amanah (see all)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *