Press "Enter" to skip to content

Info Beasiswa Pemerintah Turki (YTB) 2021

Waktu Baca:3 Menit, 15 Detik

Setiap tahun peminat beasiswa pemerintah Turki atau YTB semakin diminati. Program beasiswa yang pertama kali diinisiasi pada tahun 2012 ini, pada tahun 2019 sudah mencapai lebih dari 150 ribu pendaftar dari mancanegara.

YTB sendiri kepanjangan dari Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı atau bisa dibilang Kementrian Relasi Kepemudaan Luar Negeri. Sering juga disebut dengan beasiswa Türkiye Bursları (baca: Tur-ki-ye burs-lar-i).

Sebelum lanjut membaca, kamu bisa gabung ke grup telegram beasiswa ini di : t.me/beasiswaturki dan kamu juga bisa tonton video tentang tips jitu lolos beasiswa ini, klik di sini.

Kenapa harus ikut beasiswa Turki?

Salah satu alasan kenapa beasiswa ini sangat diminati oleh pelajar mancanegara, setidaknya ada dua alasan. Pertama, seleksi pendaftarannya mudah, seleksi berkas dan wawancara. Kedua, cakupan beasiswa ini luas, semua kebutuhan selama pendidikan ditanggung oleh pemerintah Turki. Mulai dari akomodasi, uang saku, hingga tiket pulang-pergi.

Apa saja yang dicover beasiswa ini?

Beasiswa ini sangat lengkap jika dibandingkan dengan beasiswa luar negeri yang lain. Nah apa aja yang diberikan, mari kita list dan kita rincikan secara kasar dalam bentuk uang kemudian kita total, berapa juta perbulannya.

  1. Akomodasi = Asrama perbulan 400 lira atau Rp.1.000.000.
  2. Uang Saku bulanan = Tergantung jenjang pendidikan Rp. 00,-.
  3. Jaminan Kesehatan = Patoklah 500 lita perbulan Rp.1.250.000.
  4. Uang Transportasi Harian Mahasiswa 200 lira = Rp.500.000.
  5. Pulang-pergi = 9.600 lira atau Rp. 20.000.000.

Jika ditotal, untuk pelajar S1 selama satu bulan mendapatkan beasiswa sebanyak Rp.5.125.000. Sementara untuk pelajar S1 selama satu bulan mendapatkan beasisw sebesar Rp. 5.525.000, dan untuk S3 sebesar Rp.6.900.000. Ini jika kurs rupiah-lira sebesar Rp.2500.

Berapakah uang saku yang diberikan setiap bulan?

Uang saku yang diberikan bisa dibilang cukup, melihat fasilitas yang diberikan kepada awardeenya. Kebijakan jumlah uang saku semenjak tahun 2020 sudah dinaikkan oleh pemerintah, ini mengikuti tren harga barang yang juga naik di Turki.

Dengan kurs 2500 rupiah per 1 lira (tahun 2019).

  1. S1, uang saku bulanan = 950 lira atau senilai Rp. 2.375.000.
  2. S2, uang saku bulanan = 1.100 lira atau senilai Rp. 2.750.000.
  3. S3, uang saku bulanan = 1.600 lira atau senilai Rp. 4.000.000.

Maksimal Umur untuk mendaftar?

Untuk pendaftar yang baru lulus SMA ke S1, maksimal umur ketika mendaftar adalah 19 tahun. Untuk pendaftar S1, maksumal berumur 30 tahun. Dan untuk pendaftar S3 maksimal berumur 35 tahun.

Apa saja persyaratan untuk mendaftar?

  1. Kartu identitas atau Passport
  2. Ijazah Pendidikan
  3. Sertifikat Bahasa Asing
  4. Sertifikat Prestasi atau Piagam
  5. Transkrip Nilai Akademik
  6. Proposal Penelitian (hanya untuk S2 dan S3)
  7. Motivation Letter (hanya untuk S1), dan
  8. Letter of Intent (Berisi alasan kenapa kuliah di Turki)

Kapan pembukaan pendaftaran beasiswa Turki?

Setiap tahun biasanya mulai tanggal 15 Januari sampai 20 Februari. Namun, peserta sudah bisa mengisi pendaftaran di website semenjak bulan desember. Dan baru bisa apply dalam masa pendaftaran di atas.

Kelebihan beasiswa Turki?

Kelebihan dari beasiswa ini tentunya cakupan beasiswa yang luas, seperti dijelaskan di atas. Selain seleksinya yang hanya melalui dua tahap, yaitu berkas dan wawancara, nanti ketika sudah sampai di Turki tempat tinggal kita sudah disediakan pemerintah. Jadi, tidak perlu lagi pusing mencari sewaan rumah.

Selain itu, di Turki kita punya awardee yang banyak, dan juga kita punya organisasi PPI Turki (Persatuan Pelajar Indonesia di Turki). Sehingga, nanti sebelum berangkat ke Turki dan sesampainya di Turki akan dibantu kakak-kakak senior, mulai dari apa yang harus dibawa, hingga proses administrasi yang cukup ribet.

Dan satu lagi, beasiswa ini merupakan beasiswa yang bersistem tunggal. Jadi, beasiswa ini sepaket dengan universitas tujuan, kalau dapat beasiswanya, otomatis diterima di universitas tujuan. Tidak seperti beasiswa lain seperti LPDP yang harus mencari Letter of Acceptance (LoA) sebelum pergi ke universitas tujuan.

Kekurangan beasiswa Turki?

Berbicara masalah kelebihan dan kekurangan sebenarnya sangat subjektif. Tapi, kalau versi kami, kekurangan beasiswa ini terletak pada uang bulanan yang tidak sebesar beasiswa lain seperti LPDP. Karena menurut beberapa awardee uang saku bulanan yang diberikan bisa dibilang pas-pasan.

Facebook Comments
Latest posts by Redaksi (see all)

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *