Press "Enter" to skip to content

Nasehat Sufi dari Guru Imam al-Syafii

Waktu Baca:2 Menit, 8 Detik

Ada sebuah nasehat indah dari seorang sufi besar, salah satu guru Imam al-Syafi’i : Fudhail bin Iyadh (w. 803 M).

Duhai diriku. Betapa sering kau melakukan hal-hal buruk, tetapi kau merasa berbuat baik saja

Duhai diriku. Kau sesungguhnya tak tahu dan tak paham, tetapi kau merasa diri jadi ulama“.

Duhai diriku. Kau sesungguhnya kikir bin pelit, tetapi kau merasa dermawan“.

Duhai diriku. Kau amat dungu, tetapi kau merasa pintar“.

Duhai diriku. Hidupmu sebentar saja, tetapi angan-anganmu begitu panjang“.

(Siyar A’lamin Nubala 8/440 ).

Fudhail bin Iyadh, sebelum jadi sufi master adalah jagoan dan perampok besar yang sangat ditakuti. Ia siap merampas barang milik siapapun yang melewati jalan tempatnya merampok. Tetapi, ia suatu saat terpana oleh kata-kata al-Qur’an yang diucapkan tiga orang pedagang yang melewati jalan itu. Ayat-ayat al-Qur’an itu menghentak kesadaran dirinya. Sejak saat itu ia bertaubat. Ia tekun mempelajari agama, lalu menjadi ulama besar dan akhirnya menjadi sufi master.

Ayat-ayat tersebut adalah :

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, tunduk hati mereka untuk mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan al-Kitab (al-Qur’an) kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang jahat“.

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ

Maka segeralah kembali kepada Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.

وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

Dan kembalilah kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang hukuman berat kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).

17.08.2020 – HM

Facebook Comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *