Optimalisasi Penggunaan Media Sosial Untuk Meningkatkan Potensi Zakat Di Indonesia

Indonesia memiliki jumlah penduduk sebanyak 269 juta jiwa menduduki peringkat keempat penduduk terbesar di dunia setelah Tiongkok (1,42 miliar jiwa), India (1,37 miliar jiwa), dan Amerika Serikat (328 juta jiwa) dilansir dari website databoks. Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dengan presentase 87%. Hal ini dapat menjadi potensi bagi Indonesia untuk dapat menghimpun dana zakat secara optimal, karena zakat merupakan rukun Islam yang keempat dan wajib dilaksanakan oleh setiap umat muslim.

Potensi zakat di Indonesia menurut riset yang dilakukan oleh IPB (Institut Pertanian Bogor) dan Islamic Development Bank, diperkirakan sebesar  217 triliun rupiah. Faktanya, ada kesenjangan yang cukup tinggi antara potensi perhimpunan dana zakat dan realitanya di lapangan. Salah satu faktor terjadinya kesenjangan karena kurangnya edukasi dan informasi mekanisme pembayaran dan penyaluran zakat kepada masyarakat luas.

Perkembangan Internet di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Kementrian Komunikasi dan Informatika(Kemenkominfo) Republik Indonesia tahun 2017 mencatat bahwa Indonesia menduduki peringkat keenam jumlah pengguna internet terbesar di dunia. Berikut tabel jumlah pengguna internet di beberapa Negara di dunia :

Perkembangan Jumlah Pengguna Internet di Beberapa Negara

(Sumber: https://kominfo.go.id)

Perkembangan jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat setiap tahunnya, 95% masyarakat menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Path (Kemenkominfo: 2017). Di era modern seperti ini, semua dapat diakses melalui internet, sangat disayangkan jika tekonologi tidak dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana informasi yang bermanfaat.

Media sosial sekarang ini merupakan hal yang lumrah dan selalu bersentuhan dengan aktivitas kita terutama bagi pengguna internet. Media sosial juga telah mengubah banyak individu dan perusahaan dalam berkomunikasi, bahkan saat ini media sosial dijadikan sarana promosi dan periklanan yang banyak dipilih untuk menawarkan produk atau memperkenalkan program layanan yang dimiliki oleh perusahaan atau lembaga tersebut, karena promosi menggunakan media sosial lebih mudah dan murah untuk diaplikasikan. 

Dengan maraknya peningkatan penggunaan media sosial di masyarakat, kesempatan ini dapat digunakan oleh lembaga amil zakat di Indonesia untuk meningkatkan potensi zakat agar realitas, pengelolaan dan penyaluran zakat dapat dihimpun dan disalurkan dengan baik kepada masyarakat.   Lembaga amil zakat saat ini perlu menggunakan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi dan mengenalkan mekanisme pembayaran zakat kepada masyarakat luas. Penggunaan media sosial  sebagai alternatif dan sarana komunikasi alternatif untuk mensosialisasikan program dan mengajak masyarakat agar membayar zakat ke lembaga amil zakat yang terpercaya. Apabila informasi mengenai zakat sampai kepada masyarakat maka sudah dipastikan dana zakat akan mengalami peningkatan sehingga masyarakat kurang mampu di Indonesia semakin banyak yang terbantu dan memiliki hidup yang lebih sejahtera.

Avatar

Rani Surya Resiana

Penulis adalah Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Program Studi Lintas Agama dan Budaya Minat Studi Ekonomi Islam Universitas Gadjah Mada

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *