Press "Enter" to skip to content

Pengaruh Arus Globalisasi Terhadap Keagamaan dan Masyarakat

Segala sesuatu pasti memiliki sisi positif dan negatif. Tidak mungkin jika suatu hal hanya memiliki sisi positif atau negatif saja. Karena tidak ada satupun di dunia ini yang sempurna. Sama halnya dengan arus globalisasi, masuknya globalisasi ke dalam suatu negara juga membawa pengaruh positif dan negatif. Pengaruh arus globalisasi terhadap agama dan masyarakat, masing-masing juga memiliki sisi positif negatifnya.

Era globalisasi merupakan suatu masa di mana semua hal menjadi serba canggih. Dan karena kecanggihannya itu, belum tentu semua kalangan dapat mengimbanginya. Ketika globalisasi sudah masuk ke dalam suatu negara, sudah dapat dipastikan tidak hanya keseharian suatu negara tersebut yang berubah, akan tetapi semua komponen dalam negara itu juga ikut berubah.

Berbicara tentang agama, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikannya sebagai suatu ajaran atau sistem yang mengatur tata keimanan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa  serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia, serta manusia dan lingkungannya. Agama memiliki peranan penting dengan adanya globalisasi. Sebab, agama dituntut untuk bisa menjawab semua persoalan yang terjadi setelah munculnya era globalisasi.

Adapun masyarakat merupakan sejumlah manusia yang menempati suatu tempat yang sama dan berada di bawah naungan suatu negara yang diakui dunia, serta terikat oleh suatu kebudayaan yang dianggapnya sama. Dalam suatu negara, masyarakat juga memiliki peranan penting, karena tanpa adanya masyarakat tidak akan pernah ada yang dinamakan negara bahkan dunia.

Berikut beberapa pengaruh positif arus globalisasi terhadap agama, yaitu: Pertama, informasi dan berita mengenai agama semakin mudah didapat melalui internet, karena di zaman globalisasi seperti sekarang ini teknologi informasi sudah sangat maju, sehingga mangurangi  kesulitan dalam informasi. Kedua, penyebaran agama dapat dilakukan dengan berbagai media online yang hampir semua masyarakat menggunakannya. Yaitu dengan cara memanfaatkan media online sebagai ajang dalam melakukan penyebaran agama, misalnya ceramah yang kemudian di share ke youtube atau media online lainnya.

Ketiga, teknologi dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan kualitas dalam beribadah, seperti dalam berbagai media islami yang membahas tentang agama, disitu sangat menguntungkan masyarakat, terutama dalam hal pengetahuan dan kualitas.

Sedangkan pengaruh negatifnya yaitu: Pertama, penggunaan ayat-ayat suci di dalam suatu agama dipakai untuk kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok tertentu. Misalnya orang yang hendak mencalonkan diri sebagai kepala desa, dengan niat semata mata untuk mencari uang. Kemudian orang tersebut menggunakan cara  agar dirinya terpilih menjadi kepala desa dengan berceramah, ia selalu memasukan ayat al-Qur’an dalam ceramahnya dengan tujuan mendapat tanggapan positif dari masyarakat sehingga masyarakat memilihnya untuk menjadi kepala desa. Padahal ada niat tersembunyi di balik ceramahnya. Tentu hal ini tidak patut untuk dilakukan. Kedua, munculnya tindakan radikal, di mana hal ini sangat berbahaya karena bisa jadi akan diikuti oleh umat beragama disuatu negara tanpa mengetahui baik buruknya.

Baca juga: Konsep “al-Istigrāb `aqlan” dan “al-Istihālah `aqlan” dalam Memahami Hadis

Selain agama, pengaruh positif arus globalisasi juga berdampak terhadap kehidupan masyarakat, diantaranya: Pertama, berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam hal ini, masyarakat menjadi lebih mudah melakukan segala aktivitasnya, baik yang bersifat online maupun offline. Sebab saat ini semuanya sangat mudah untuk digapai. Akan tetapi semua itu kembali lagi pada diri kita masing-masing, apakah kita ingin berusaha atau tidak. Karena walaupun sekarang semua sesuatu serba  mudah untuk dilakukan jika tidak ada keinginan untuk menggapai nya maka tidak akan pernah terwujud.

Selain itu, adanya globalisasi juga mendorong masyarakat agar berpikir maju dengan segala kecanggihan yang ada. Kedua, tingkat kehidupan yang lebih baik. Di era globalisasi seperti sekarang ini banyak tersedia lapangan kerja, di mana salah satunya adalah dibukanya sektor industri. Tujuan dari dibangunnya berbagai lapangan kerja yaitu agar berkurangnya pengangguran dan meningkatnya perekonomian. Ketiga, perubahan tata nilai dan sikap perubahan ini sangat bagus untuk masyarakat, karena yang mulanya masyarakat irasional menjadi rasional karena perkembangan jaman yang semakin baik dan membawa masyarakat semakin baik pula dalam berbagai macam hal.

Adapun pengaruh negatifnya terhadap masyarakat yaitu: Pertama, Maraknya gaya hidup kebarat-baratan. Sudah tidak asing lagi jika telinga kita mendengar budaya barat yang mana tidak semua budayanya itu baik dan cocok jika ditetapkan di Indonesia. Barat juga terkenal dengan kebebasan dalam segala hal seperti yang paling masyhur yaitu kebebasan antara laki-laki dan perempuan. Tidak sedikit masyarakat yang memilih gaya hidup kebarat-baratan, sehingga secara tidak sadar menimbulkan beberapa kebiasaan yang sudah ada lambat laun terlupakan. Seperti sekarang anak tidak lagi hormat kepada kedua orang tua, banyak pergaulan bebas, kenakalan remaja dan lain sebagainya.

Kedua, munculnya kesenjangan sosial. Tidak semua orang bisa langsung mengikuti semua kemajuan yang ada di era globalisasi. Apabila dalam suatu masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus globalisasi maka akan menjadikan adanya pemisah antara individu satu dengan individu lainnya, bahkan bisa sampai memperdalam jurang pemisah tersebut. Kasus di masyarakat sekarang adalah mereka saling berkelompok dengan sesamanya dan tidak semuanya berteman. Maksudnya, antara kelompok hanya mementingkan dirinya sendiri sehingga menimbulkan jurang pemisah.

Ketiga, adanya sikap individualis. Salah satu penyebab timbulnya sikap ini adalah karena masyarakat lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. Mereka merasa dimudahkan dengan teknologi yang ada. Semua hal dilakukan dengan mudah sehingga mereka merasa sudah tidak lagi membutuhkan ataupun dibutuhkan oleh orang lain dalam segala aktivitas kehidupannya. Di desa Baros pun sekarang tidak sedikit orang yang berpikiran seperti ini.

Hampir semua orang mengetahui bahwa globalisasi merupakan hal yang sudah mendunia. Globalisasi memiliki pengaruh positif dan negatif, juga dapat merubah apapun yang sebelumnya sudah ada seperti suatu kebiasaan. Dari sini kita dapat berpikir bahwa setiap orang harus menyiapkan semuanya untuk menghadapi pengaruh (negatif) nya,  terutama persiapan mental dan pengetahuan yang akan selalu berimbang dengan kemajuan yang ada dalam globalisasi. Hal ini bertujuan agar kita tidak begitu tertinggal jauh oleh yang lainnya sehingga menyebabkan rugi pada diri kita sendiri di kemudian hari.

Latest posts by Rifqoh Yuliantika (see all)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *