Tags : cepren

Sastra

Mengubur Belakang Dapur

Dari sudut dapur, sepuluh langkah ke utara, lalu tiga langkah ke barat. Sahirin yakin sekali ia semalam menggali di sana. Tanahnya masih gembur. Gundukannya masih setinggi saat ia tinggal. Hanya saja, Sahirin tidak bisa menemukan barang yang ia sembunyikan. “Kau yakin tak salah tempat? Santri kelas satu saja aman, kok punyamu bisa hilang?” bisik Abid. […]Yuk Baca!